Persahabatan di dunia selebriti memang tak selalu berjalan mulus saat salah satu berada dalam masalah hukum. Hal ini juga dirasakan oleh Dinar Candy, selebgram dan DJ yang dikenal dengan gaya blak-blakan. Belakangan, Dinar menjadi sorotan karena mengaku belum menjenguk sahabatnya, Nikita Mirzani, yang saat ini tengah ditahan akibat kasus hukum yang cukup pelik.
Nikita Mirzani memang sudah dikenal publik sebagai sosok kontroversial. Namun, di balik semua pemberitaan panas tentangnya, ia punya lingkaran pertemanan yang solid, salah satunya Dinar Candy. Sayangnya, saat Nikita tengah menghadapi masa sulit, Dinar justru belum sempat hadir secara langsung memberikan dukungan.
“Aku Dilema Banget”
Dalam sebuah wawancara, Dinar Candy dengan jujur mengungkapkan perasaannya. “Aku tuh pengin banget jenguk, tapi jujur aku dilema. Di satu sisi aku temenan, tapi di sisi lain aku juga dekat sama orang-orang yang bisa terseret kalau aku terlalu frontal,” kata Dinar dengan nada hati-hati.
Ia mengaku takut disalahpahami oleh pihak-pihak tertentu jika terlalu menunjukkan keberpihakannya kepada Nikita. Dinar juga menyebutkan bahwa ia saat ini sedang dekat dengan beberapa pengusaha skincare yang juga mengenal pihak-pihak terkait dalam kasus Nikita.
“Bukan aku gak peduli ya, tapi aku lagi nimbang-nimbang juga. Takutnya kalau aku jenguk, nanti dianggap memihak, terus kena imbasnya ke kerjaan juga,” tambahnya.
Punya Teman Pengusaha Skincare, Jadi Bingung Sikap
Salah satu alasan kuat yang membuat Dinar Candy ragu adalah karena hubungan profesionalnya dengan para pemilik brand skincare yang kini tengah jadi sorotan. Dinar yang kerap menerima endorsement atau kolaborasi dengan berbagai brand, tentu harus menjaga posisinya agar tidak terjebak dalam konflik yang bisa merugikan secara personal dan profesional.
“Kan sekarang aku juga sering kerja sama sama brand-brand skincare. Nah, ada beberapa yang kenal juga sama pihak sana. Jadi aku bener-bener bingung harus gimana,” ujarnya dengan nada frustrasi.
Dinar menyatakan bahwa dia tetap mendoakan yang terbaik untuk Nikita Mirzani dan berharap kasus ini bisa segera menemukan titik terang. “Aku sayang banget sama Nikita. Tapi sekarang aku lagi berusaha supaya nggak salah langkah juga,” ungkap Dinar.
Dinar Candy beri Dukungan dari Jarak Jauh
Walaupun belum menjenguk langsung, Dinar mengaku masih intens memantau kondisi Nikita melalui kabar dari orang-orang terdekat. Ia juga sesekali mengirim pesan atau menyampaikan dukungan secara pribadi melalui teman yang bisa menjangkau Nikita.
“Banyak yang bilang aku ninggalin dia. Padahal enggak, aku masih support dari jauh. Cuma emang belum bisa dateng aja,” jelas Dinar.
Dinar juga berharap publik bisa lebih bijak menilai situasi dan tidak serta merta menghujat ketika seseorang tidak menunjukkan dukungan secara terbuka. “Bukan berarti nggak tampil di depan publik terus kita nggak peduli. Kadang kita juga punya pertimbangan dan tekanan yang nggak semua orang tahu,” ucapnya.
Lebih Banyak
Harga Minyak Anjlok Usai Iran Umumkan Selat Hormuz Dibuka Selama Gencatan
harga minyak anjlok: Iran Umumkan Selat Hormuz Dibuka Saat Gencatan Harga minyak dunia mengalami penurunan tajam setelah Iran mengumumkan bahwa...
Serangan Iran ke Kawasan Teluk Berlanjut, Fasilitas Industri Jadi Target
Eskalasi Konflik di Kawasan Teluk Serangan Iran Teluk terus meningkat dengan target terbaru berupa fasilitas industri strategis di kawasan Teluk....
Ratusan Tewas, Afghanistan Tuding Pakistan Serang Rumah Sakit
Pendahuluan Insiden tragis ini terjadi ketika Afghanistan tuding Pakistan telah menyerang sebuah rumah sakit, menewaskan ratusan orang. Peristiwa ini memicu...
Senate Iran War Powers: Senat AS Tolak RUU Hentikan Serangan
Senate Iran War Powers menjadi perdebatan besar setelah Senat Amerika Serikat menolak rancangan undang-undang yang bertujuan menghentikan serangan militer terhadap...
Trump Bikin Dunia Menebak-Nebak Rencana Kebijakan terhadap Iran usai State of the Union
Trump rencana Iran masih menjadi teka-teki global setelah pidato State of the Union 2026 di Washington, di mana Presiden Donald...
Pemilu Korea Selatan 2025: Lee Jae‑myung Unggul di Tengah Persaingan Sengit
Pemilu Korea Selatan 2025 menjadi sorotan internasional setelah Presiden sebelumnya, Yoon Suk‑yeol, dilengserkan karena keputusan kontroversial terkait darurat militer. Dalam...
