Kantor KontraS mengalami insiden yang mengundang perhatian setelah sekelompok orang tak dikenal mendatanginya, hanya beberapa saat setelah aksi mereka dalam rapat pembahasan RUU TNI. Apa yang sebenarnya terjadi?
Insiden Misterius di Kantor KontraS
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) baru saja menjadi sorotan setelah aksi mereka dalam rapat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI. Tak lama setelah aksi tersebut, kantor mereka didatangi oleh beberapa orang yang tidak dikenal. Kejadian ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai maksud dan tujuan dari kedatangan mereka.
Dugaan Terkait RUU TNI
KontraS sebelumnya mengkritisi beberapa poin dalam RUU TNI yang sedang dibahas oleh pemerintah dan DPR. Mereka menilai bahwa beberapa pasal dalam rancangan undang-undang tersebut berpotensi mengancam supremasi sipil dan memperluas kewenangan militer di luar fungsi pertahanan negara.
Dalam aksi yang mereka lakukan di rapat tersebut, perwakilan KontraS menyuarakan kekhawatiran terkait perluasan wewenang TNI di sektor-sektor non-militer, serta minimnya mekanisme pengawasan terhadap aparat bersenjata. Kritik ini tampaknya mendapat perhatian serius hingga berujung pada insiden di kantor mereka.

Reaksi dan Tanggapan Publik RUU TNI
Aparat keamanan pun diminta untuk segera mengusut motif dan identitas dari orang-orang yang mendatangi kantor KontraS tersebut.
Apa Langkah Selanjutnya?
KontraS sendiri telah menyatakan bahwa mereka akan terus menjalankan tugas advokasi mereka, meski menghadapi berbagai tekanan. Mereka juga meminta perlindungan dari pihak berwenang guna memastikan keamanan organisasi dan para aktivisnya.
Sementara itu, masyarakat menanti langkah konkret dari pemerintah dan aparat keamanan dalam menangani kasus ini.
Lebih Banyak
Serangan Udara di Biara Myanmar Tewaskan 14 Orang, 20 Terluka
Serangan Biara Myanmar menewaskan 14 orang di wilayah Sagaing pada Jumat, 21 Agustus 2026. Serangan tersebut terjadi ketika warga sedang...
Luigi Mangione Akui Membunuh CEO Kesehatan dan Mengaku Bersalah
Luigi Mangione Mengaku Bersalah setelah mengakui pembunuhan Brian Thompson, CEO UnitedHealthcare. Ia juga menyatakan bersalah atas dakwaan federal dalam kasus...
Zelensky Copot Panglima Militer Ukraina setelah Gelombang Protes Meningkat
Zelensky Pecat Panglima setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mencopot komandan tertinggi angkatan bersenjata negara tersebut. Keputusan itu muncul setelah beberapa...
Iran Perluas Serangan di Kawasan Teluk setelah Gelombang Serangan Baru Amerika Serikat
Serangan Iran Teluk kembali meningkat setelah Amerika Serikat melancarkan serangan baru ke sejumlah target militer Iran. Aksi tersebut memicu balasan...
Putin Disambut Hangat oleh Xi Jinping di China, Namun Pulang Tanpa Pipeline Deal
Presiden Vladimir Putin kembali dari kunjungan resminya ke China tanpa membawa hasil konkret berupa pipeline. Meskipun demikian, ia tetap mendapatkan...
Harga Minyak Anjlok Usai Iran Umumkan Selat Hormuz Dibuka Selama Gencatan
harga minyak anjlok: Iran Umumkan Selat Hormuz Dibuka Saat Gencatan Harga minyak dunia mengalami penurunan tajam setelah Iran mengumumkan bahwa...
